Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Macam-Macam Gerak Otot

Macam-Macam Gerak Otot

Macam-macam gerak otot - Dalam menciptakan suatu gerak otot tidak sendiri, tetapi selalu berpasangan dengan otot lainnya. Oleh karena itu sifat kerja otot dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu sifat sinergis dan antagonis.

a). Sifat Sinergis
Sifat sinergis adalah kinerja dua otot atau lebih yang menyebabkan gerak otot searah. misalnya gerak pronasi ( menelung - kupkan tangan ) yang dilakukan oleh oto pronator kuadratus.

b). Sifat Antagonis
Antagonis adalah kinerja dua otot atau lebih yang menyebabkan gerak berlawanan misalnya sebagai berikut ;

1). Otot fleksor ( membengkokan ) dengan otot ekstensor ( meluruskan ), misalnya oto bisep ( fleksor ) >< otot trisep ( ekstensor ). Otot bisep mempunyai dua origo pada tulang pangkal hasta. Otot trisep mempunyai tiga origo yang menempel pada tulang belikat dan taju peruh gagak serta satu insersi pada tulang hasta.

2). Otot induktor ( mendekati badan ) dengan otot aduktor ( menjauhi badan ), misalnya gerak tangan sejajar bahu dan posisi tangan sikap sempurna.

3). Otot pronator ( menelungkup ) dengan otot supinator ( menengadah ), misalnya gerak telapak tangan menelungkup dan menengadah.

4) Otot elevator ( ke atas ) dengan otot depresor ( ke bawah ), misalnya gerakan kepala ke atas dan kebawah.


Apabila anda ingin menambahkan silahkan tulis pada kolom komentar. Atas kunjungannya saya ucapkan terimakasih.
 

Jaringan Pengangkut Pada Tumbuhan

Jaringan pengangkut pada tumbuhan


Jaringan Pengangkut Pada Tumbuhan - Pada tumbuhan yang mempunyai pembuluh ( vascular system ). Pengangkutan air dan garam mineral dari dalam tanah serta air dan garam mineral dari dalam tanah serta hasil fotosintesis dilakukan oleh jaringan pembuluh. Selain bertugas dalam sistem pengangkutan, jaringan ini juga bertindak sebagai penyokong tanaman. Hal ini dapat diibaratkan seperti sistem peredaran darah dan sistem rangka pada binatang.

1. Xilem
Jaringan pengangkutan pada tumbuhan dibedakan menjadi dua yaitu xilem dan floem.

a). Trakea merupakan unsur xilem yang sekat-sekat antar selnya sudah hilang sehingga terdapat lubang pada ujung selnya. Adapaun trakeid merupakan unsur xilem yang pada ujung-ujung selnya masih bersekat dan memiliki noktah. Ujugn sel yang satu dengan ujung sel lainnyasaling menyambung sehingga terbentuklah suatu pembuluh. Pengangkutan air dan garam mineral dari dalam tanah dilakukan oleh trakeid melalui noktah-noktah yang terdapat pada sekat antar pada sekat antar sel xilem, sedangkan pada trakea melalui lubang ujung-ujung sel.

b). Serabut xilem biasanya menyatu dengan trakeid.

c). Parenkima xilem merupakan unsur xilem yang bertugas dalam penimbunan cadangan makanan.

2. Floem
 Pembuluh floem mempunyai tugas utama mengangkut hasil fotosintesis dari daun untuk disebarkan keseluruh bagian tumbuhan. Floem dapat dibedakan menjadi 2, yaitu floem primer dan floem sekunder. Floem primer adalah floem yang terbentuk dari diferensi meristem apikal atau ujung batang. Floem sekunder adalah floem yang terbentuk dari meristem sekunder, yaitu kambium.
Floem terdiri atas buluh tapis, sel pengiring, parenkima dan serabut floem.

a. Buluh tapis berbentuk seperti tabung yang membentuk saluran dan berdekatan dengan sel pengiring.
b. Sel pengiring berbentuk silinder dan mempunyai plasma yang pekat.
c. Parenkima floem tersusun atas tepung damar atau kristal, memiliki dinding primer dengan lubang kecil yang disebut noktah halaman.
d. Serabut floem merupakan penguat floem karena mempunyai dinding sel yang tebal dan susunan selnya saling berimpit.


Hanya sampai sini yang dapat saya bagikan. Jika anda mempunyai saran dan tambahan silahkan tulis pada kolom komentar. Terimakasih.
 

Struktur Batang Monokotil

Batang Monokotil

Struktur Batang Monokotil - Struktur batang monokotil berbeda dengan struktur batang dikotil. Batang monokotil terbentuk dari meristem apikal pada batang monokotil berkembang menjadi bakal daun, tunas ketiak, dan epidermis. Meristem primer yang terletak dibawah meristem apikal pada batang monokotil mengalami penebalan yang disebut meristem perifer. Selanjutnya meristem perifer inilah yang berkembang menjadi bagian utama dari batang monokotil.

Anatomi batang monokotil yang yang dilihat dari irisan melintang dari luar kedalam adalah sebagai berikut.

1. Epidermis, terltak pada bagian terluar batang, berfungsi untuk perlindungan terhadap kekurang air.
2. Meristem dasar, terletak pada seluruh jaringan didalam epidermis.
3. Berkas pembuluh, terletak tidak beraturan, tersebar pada meristem dasar. Berkas pembuluh tumbuhan monokotil terdiri atas xilem dan floem yang memiliki fungsi sama dengan tumbuhan dikotil.

Atas kunjungannya saya ucapkan terima kasih. Apabila anda berkenan silahkan tuliskan komentar yang membangun untuk membuat blog ini semakin baik. Terimakasih.
 

Struktur Sel Saraf

sel saraf


Struktur Sel Saraf - Sel saraf atau neuron merupakan sel yang sitoplasmanya banyak mengandung ribosom, retikulum endoplasma, badan golgi, dan mitokondria. Neuron memperoleh makanan melalui sel neuroglia yang menyelubunginya. Neuron terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut.

1. Badan sel
bagian ini mengandung inti sel. Setiap rangsang yang diperoleh akan diteruskan ke badan sel oleh dendrit.

2. Dendrit
Bagian ini merupakan serabut sitoplasma yang berfungsi meneruskan rangsang ke badan sel.

3. Akson
Bagian ini merupakan serabut sitoplasma tunggal yang berfungsi membawa rangsang meninggalkan badan sel.

Akson, pada beberapa vertebrata diselubungi oleh sel schwann ( sel penyokong ). Cabang-cabang akson terbentuk pada ujung akson ( terminal akson ). Titik temu antara terminal akson dari neuron yang satu dengan neuron lainnya disebut sinaps. Sinaps mengeluarkan neurotransmitter dalam meneruskan rangsangan ke sel saraf lain.

Akson dikelilingi oleh selubung mielin ( selubung lemak ). Selubung mielin terbentuk dari perluasan membran sel dari sel schwann. Namun, tidak semua akson diselubungi oleh selubung mielin, misalnya pada daerah nodus ranvier, yaitu tempat pertemuan antara satu selubung dari satu sel schwann dan selubung berikutnya. Nodus renvier mempunyai peranan penting untuk perbanyakan impuls saraf sehingga impuls saraf dapat melompat dengan cepat dari satu nodus ke nodus berikunya.

Cukup samapi sini yang dapat saya sampaikan, atas kunjungannya saya ucapkan terimakasih. Apabila anda mempunya saran dan tambahan silahkan tulis pada kolom komentar.
 

Struktur Nukleus atau Inti Sel

Nukleus / inti sel
Nukleus atau inti sel - Nukleus atau inti sel merupakan komponen penting di dalam sel karena nukleus berperan sebagai pusat pengendali kegiatan sel. Nukleus terdiri atas membran inti sel, nukleoplasma, kromatin, dan nukleolus.

1). Membran inti sel
Membran inti sel terdiri atas dua lapisan luar dan dalam. Di dalamnya terdapat pori inti sel yang berfungsi menghubungkan nukleoplasma dan sitoplasma.

2). Nukleoplasma
Nukleoplasma adalah cairan (plasma) yang terdapat pada nukleus, berisi butiran kromatin.

3). Kromatin
a. Berupa butiran yang terdapat dalam matriks inti.
b. Tersusun atas protein.
c. Butiran kromatin mampu menyerap warna.
d. Pada saat sel membelah, butiran kromatin menebal menjadi struktur yang menyerupai benang yang di sebut kromosom. Kromosom tersusun atas ADN ( asam dioksi ribonukleat ) yang berfungsi dalam informasi genetik dan sitesis protein.

4. Nukleolus
Nukleolus terdiri atas ARN ( asam ribonukleat ) berperan dalam proses sintesis protein. Nukleus memiliki fungsi sebagai berikut.

a. Pengendali seluruh kegiatan dalam sel.
b. Pembawa informasi genetik.
c. Pengatur pembelahan sel.
d. Mamasukan ARN dan unit ribosom kedalam sitoplasma.

Cukup sampai sini yang saya sampaikan, atas kunjungannya saya ucapkan terimakasih. Apbila anda memiliki tambahan informasi silahkan tulis pada kolom komentar.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. INFOLOWE Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger